Chulalongkorn University: Sejarah, Prestasi, dan Mitos Hantu Kampus di Thailand

SS
Siti Siti Pudjiastuti

Chulalongkorn University: sejarah pendirian, prestasi akademik, dan mitos hantu kampus termasuk Krasue, Menara Hantu, rumah kosong, mawar hitam, serta perbandingan dengan legenda Nyi Roro Kidul, kuntilanak, Aokigahara Forest, dan hantu ubume.

Chulalongkorn University, yang berdiri megah di jantung Bangkok, Thailand, bukan hanya sekadar institusi pendidikan bergengsi, tetapi juga sebuah simbol sejarah, prestasi, dan misteri. Didirikan pada tahun 1917 oleh Raja Vajiravudh (Rama VI) dan dinamai untuk menghormati ayahnya, Raja Chulalongkorn (Rama V), universitas ini telah menjadi pionir dalam pendidikan tinggi di Thailand. Dengan lebih dari satu abad perjalanan, Chulalongkorn University telah melahirkan banyak pemimpin, ilmuwan, dan profesional yang berkontribusi besar bagi negara. Namun, di balik kemegahan gedung-gedung bersejarah dan atmosfer akademik yang serius, terselip cerita-cerita mistis yang menjadi bagian dari folklore kampus, menghubungkannya dengan elemen-elemen seperti teriffer, Nyi Roro Kidul, rumah kosong, mawar hitam, kuntilanak, Krasue, Menara Hantu, Aokigahara Forest, dan hantu ubume.

Sejarah Chulalongkorn University dimulai dari visi Raja Chulalongkorn untuk memodernisasi Thailand melalui pendidikan. Sebelumnya, pendidikan formal di Thailand terbatas pada sistem tradisional di kuil-kuil Buddha. Raja Chulalongkorn, yang dikenal sebagai pembaharu, menginisiasi pembangunan sekolah-sekolah modern, dan setelah kematiannya, putranya, Raja Vajiravudh, mewujudkan mimpi itu dengan mendirikan universitas pertama di negara itu. Kampus ini awalnya berlokasi di Istana Wang Lang sebelum pindah ke lokasi saat ini di Pathum Wan, Bangkok. Arsitektur kampus memadukan gaya Thai tradisional dengan pengaruh Barat, mencerminkan era modernisasi. Prestasi akademiknya tak diragukan lagi; universitas ini secara konsisten menempati peringkat teratas di Thailand dan Asia, dengan fakultas-fakultas unggulan seperti Kedokteran, Teknik, dan Seni. Alumni terkenalnya termasuk perdana menteri, diplomat, dan tokoh publik, memperkuat reputasinya sebagai "Harvard of Thailand."

Namun, di samping pencapaian akademik, Chulalongkorn University juga dikenal dengan mitos hantu kampusnya, yang sering dibicarakan di kalangan mahasiswa dan staf. Salah satu legenda paling terkenal adalah tentang Krasue, hantu perempuan dalam cerita rakyat Thailand yang digambarkan sebagai kepala dengan organ dalam tergantung di bawahnya. Di kampus, Krasue dikatakan menghuni area tertentu, terutama di malam hari, menimbulkan ketakutan bagi mereka yang berkeliaran sendirian. Mitos ini mirip dengan kuntilanak di Indonesia, yang juga dikenal sebagai hantu perempuan dengan penampakan menyeramkan. Perbandingan dengan Nyi Roro Kidul, ratu laut selatan Jawa, mungkin kurang langsung, tetapi keduanya merepresentasikan kekuatan supernatural perempuan dalam budaya lokal. Di Chulalongkorn, cerita Krasue sering dikaitkan dengan insiden tragis di masa lalu, menambah aura misterius pada lingkungan kampus.

Selain Krasue, Menara Hantu adalah lokasi lain yang penuh cerita mistis di Chulalongkorn University. Menara ini, yang sebenarnya adalah struktur arsitektur tua, dikabarkan dihuni oleh roh-roh yang tidak tenang. Mahasiswa melaporkan penampakan bayangan aneh atau suara langkah kaki di menara, terutama saat tengah malam. Fenomena ini mengingatkan pada rumah kosong di banyak budaya, yang sering dianggap sebagai tempat berkumpulnya hantu karena ditinggalkan dan tidak terawat. Di Thailand, rumah kosong bisa menjadi simbol keterasingan, dan di kampus, Menara Hantu mewakili sisi gelap dari sejarah bangunan tua. Beberapa cerita bahkan menyebutkan mawar hitam, yang dalam mitologi sering dikaitkan dengan kematian atau kutukan, tumbuh di sekitar menara, meskipun ini lebih ke bagian legenda urban daripada fakta botani.

Mitos lain yang beredar adalah tentang hantu ubume, roh perempuan yang meninggal saat melahirkan, yang kadang dikaitkan dengan area medis di kampus, seperti rumah sakit universitas. Ini mencerminkan ketakutan universal terhadap kematian ibu dan bayi, serupa dengan cerita di budaya lain. Di Chulalongkorn, hantu ubume dikatakan muncul untuk mencari anaknya, menciptakan suasana mencekam di koridor rumah sakit. Perbandingan dengan Aokigahara Forest di Jepang, yang terkenal dengan legenda hantu dan tragedi, mungkin terlalu ekstrem, tetapi keduanya berbagi tema kesedihan dan kematian yang tidak terselesaikan. Sementara itu, istilah "teriffer"—mungkin variasi dari "terrifier" atau sesuatu yang menakutkan—sering digunakan oleh mahasiswa untuk menggambarkan pengalaman supernatural di kampus, menambah kosakata lokal dalam narasi hantu.

Prestasi Chulalongkorn University dalam pendidikan dan penelitian tetap menjadi fokus utama, tetapi mitos-mitos ini telah menjadi bagian dari identitas kampus, menarik minat bukan hanya dari kalangan akademik tetapi juga pencinta cerita hantu. Universitas secara resmi tidak mengakui legenda-legenda ini, menganggapnya sebagai folklore yang berkembang dari generasi ke generasi mahasiswa. Namun, cerita-cerita ini sering dibahas dalam forum online atau obrolan santai, kadang-kadang bahkan menjadi bahan penelitian budaya populer. Dalam konteks yang lebih luas, mitos hantu di Chulalongkorn University mencerminkan bagaimana institusi bersejarah dapat menyimpan cerita rakyat yang kompleks, mirip dengan Nyi Roro Kidul di Indonesia atau kuntilanak di cerita urban Asia Tenggara.

Dari segi akademik, Chulalongkorn University terus berinovasi dengan program-program internasional dan kolaborasi global, memperkuat posisinya di panggung dunia. Prestasinya dalam sains, teknologi, dan seni telah menghasilkan banyak penghargaan, membuatnya menjadi tujuan utama bagi siswa Thailand dan asing. Namun, bagi sebagian orang, daya tarik kampus ini juga terletak pada misterinya—seperti Menara Hantu yang berdiri tegak di antara gedung-gedung modern, atau cerita Krasue yang diwariskan turun-temurun. Elemen-elemen seperti rumah kosong atau mawar hitam mungkin hanya metafora, tetapi mereka menambah kedalaman pada narasi kolektif tentang tempat ini.

Dalam kesimpulan, Chulalongkorn University adalah sebuah institusi multifaset: sebuah mercusuar pendidikan dengan sejarah kaya dan prestasi gemilang, sekaligus rumah bagi legenda urban yang menghubungkannya dengan mitos-mitos seperti Krasue, hantu ubume, dan lainnya. Meskipun cerita hantu seperti ini mungkin tidak berdasar secara ilmiah, mereka berfungsi sebagai cermin budaya, mengungkapkan ketakutan dan kepercayaan masyarakat Thailand. Bagi yang tertarik menjelajahi lebih dalam, sumber-sumber online seperti lanaya88 link mungkin menawarkan wawasan tambahan. Apakah Anda seorang akademisi yang mencari pendidikan berkualitas atau seorang penggemar cerita misteri, Chulalongkorn University menawarkan pengalaman yang unik, menggabungkan tradisi dan modernitas dalam satu tempat yang memesona.

Chulalongkorn Universityhantu kampus ThailandKrasueMenara Hantuterifferrumah kosongmawar hitamkuntilanakAokigahara Foresthantu ubumeNyi Roro Kidulmitos universitassejarah pendidikan Thailandlegenda urban kampus

Rekomendasi Article Lainnya



ForexSoftwareReviewsNow adalah sumber terpercaya untuk ulasan mendalam tentang berbagai topik menarik, mulai dari software forex, legenda seperti Nyi Roro Kidul, hingga misteri rumah kosong. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi para pembaca kami.


Dalam dunia trading, pemahaman yang mendalam tentang software forex dapat menjadi kunci kesuksesan. Sementara itu, legenda Nyi Roro Kidul dan misteri rumah kosong menawarkan sisi menarik dari budaya dan kepercayaan yang ada di masyarakat. Temukan lebih banyak artikel menarik lainnya di ForexSoftwareReviewsNow.com.


Jangan lewatkan update terbaru dari kami dengan berlangganan newsletter kami. Dapatkan tips trading, ulasan software terbaru, dan cerita-cerita misteri yang akan membuat Anda terpikat. Kunjungi ForexSoftwareReviewsNow.com sekarang juga!